June 10, 2008

SIAPA SIH KITA INI

Kalian pikir siapa diri kalian ? Kalian mengatakan bahwa orang lain selain dari pemahaman kalian adalah kafir. Kalian tidak sadar bahwa kalian sedang menuhankan pemahaman kalian.

Dengan menuhankan pemahaman kalian sendiri dengan sendirinya kalian telah menuhankan diri kalian sendiri. Sekarang siapakah yang sesungguhnya kafir ? Kalian atau orang-orang yang dengan rendah hati mengatakan bahwa kami sedang terus mencari Tuhan. Bahwa kami sedang dalam perjalan menuju Tuhan. Mereka yang menyadari bahwa pikiran bukanlah Allah (apalagi suatu pemahaman yang dihasilkan oleh pikiran manusia) tidaklah akan sombong dengan mengatakan bahwa kebenaran itulah pemahaman kami, karena dengan demikian sesungguhnya kalian telah menduakan Allah.

Kalian menganggap buah pikiran kalian yaitu pemikiran, pemahaman, ide, penafsiran terhadap agama ialah diatas segala-galanya sehingga orang lain harus mengikuti kalian secara sukarela ataupun terpaksa. Sekarang coba lihat kembali secara mendalam apakah pemahaman kalian itu di atas segala-galanya sehingga kalian dengan sewenang-wenang mengatakan bahwa orang lain yang berbeda pendapat dengan kalian adalah orang yang salah dan berdosa sehingga secara membabi buta kalian hukum dan hakimi dengan cara kalian sendiri. Bahkan apabila kalian menganggap bahwa kalian tidak menafsirkan tetapi menelan bulat-bulat ajaran tersebut yang sudah diturunkan oleh guru-guru kalian, itupun membuktikan bahwa kalian menuhankan ajaran guru kalian dan dengan berbuat demikian kalian juga menuhankan guru-guru kalian tersebut.

Sekarang coba katakan kepada saya, siapa yang kafir ? Kalian atau mereka-mereka yang dalam hidupnya terus mencari dan mencari kebenaran sehingga mereka menjadi terbuka terhadap segala sesuatu pelajaran yang terhampar dimuka bumi ini. Mereka yang menghargai mutiara-mutiara kebenaran yang beraneka ragam dan jenis yang ada di muka bumi ini. Kalian pikir siapa yang mengijinkan semua keanekaragaman ini terjadi kalau bukan Allah SWT sendiri ? Siapa ? Siapa ? Siapa ?

Coba sekarang renungkan teriakan-teriakan kalian tentang kebenaran, bukankah itu hanya membuktikan bahwa kalian begitu mengagung-agungkan kebenaran yang kalian pahami di atas kebenaran-kebenaran yang ada yang dipahami oleh orang lain dan dengan begitu kalian sebenarnya sedang menuhankan suatu ajaran, suatu konsep kebenaran, suatu kepercayaan tentang kebenaran. Lalu sekarang siapa yang kafir, kalian atau orang-orang yang kalian teriaki kafir ?

Berpikirlah jernih, bertobatlah dan mohonlah ampun kepada Allah karena hanya Dialah yang sesungguhnya yang patut kita sembah, bukan pemahaman, bukan pemikiran, bukan konsep akan kebenaran apalagi pikiran manusia yang tidak akan dapat membatasi Allah dalam suatu konsep semu buatan pikiran manusia. Lailaha Illallah. Tiada Tuhan selain Allah…….. Ya Allah Ya Rabb Semoga Engkau terus menguatkan diri ini dalam melangkahkan kaki….

Amiiiin…

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone