August 24, 2008

Cinta Solusinya Boss

Kekerasan terjadi pada saat kita menganggap bahwa dalam hidup ini kita memiliki musuh dan kekerasan ialah satu-satunya solusi. Dari sana lalu munculah keinginan untuk mempertahankan diri dari musuh tersebut.

Dari sana mulailah muncul ketakutan-ketakutan yang menghantui pikiran kita dan datang dengan bertubi-tubi menghantam pikiran dan perasaan kita. Ketika pikiran terpengaruhi dan perasaan terpengaruhi, sebagai manusia yang memiliki ego atau individualitas maka kita mulai mencari jalan untuk bebas dari pikiran dan perasaan takut tersebut. Kita mulai berpikir untuk melakukan tindakan-tindakan nyata yang kita harapkan dan asumsikan akan mengusir perasaan takut kita tersebut. Reaksi dari ketakutan inilah yang seringkali membuat seorang manusia melakukan tindakan-tindakan kekerasan yang dianggap akan menjadi jalan keluar untuk menghilangkan rasa takut tersebut. Secara umum dari banyak orang lebih gampang untuk melakukan tindakan kekerasan dalam bentuk apapun terhadap orang lain yang menyebabkan ketakutan tersebut. Egosentris inilah yang menyebabkan seseorang dengan tega melakukan tindakan yang mencelakakan orang lain demi menghapus ketakutannya tersebut. Ini adalah sikap dasar yang banyak diambil oleh banyak orang dalam menghadapi ketakutan tersebut. Ketakutan ini bukan hanya takut dicelakai, tetapi bisa juga ketakutan atas hilangnya eksistensi kita sebagai individu yang ada dalam masyarakat. Ketakutan akan hilangnya idealisme atas suatu kepercayaan yang kita pegang atau menyalahi idealisme yang kita pegang. Ketakutan akan dipermalukan, ketakutan akan kemiskinan, ketakutan akan hilangnya jabatan, ketakutan akan banyak hal yang membuat kita sebagai manusia tega melakukan kekerasan terhadap manusia lain. Kekerasan adalah sikap primitive yang kita lakukan dalam memberikan reaksi terhadap ketakutan yang kita alami sendiri. Mungkin ini masih alami dan sifat dasar yang kita bawa sejak kita dilahirkan dimuka bumi ini. Hal yang lainnya yang lebih mengkhawatirkan ialah kita mengajarkan kekerasan kepada banyak orang dalam menghadapi ketakutan-ketakutan tersebut.. Kita mengajarkan reaksi kekerasan ini melalui lembaga-lembaga yang telah kita dirikan selama ini, dimana secara sadar maupun tidak sadar kita malah semakin membuat keadaan menjadi lebih buruk dan rumit. Karena kekerasan ini tidak menyelesaikan masalah namun malah semakin menimbulkan banyak ketakutan-ketakutan yang lain. Saya pikir sudah saatnya kita menghentikan perilaku-perilaku kekerasan yang terjadi disekeliling kita karena selama ribuan tahun telah terbukti bahwa kekerasan hanya menimbulkan lebih banyak kekerasan dan dengan sendirinya menimbulkan lebih banyak ketakutan kepada diri kita maupun kepada orang lain. Sudah saatnya kita menyadari bahwa kekerasan tidak menyelesaikan masalah ketakutan kita tersebut. Sudah saatnya kita mencari jalan yang lain selain dari kekerasan dalam menyelesaikan ketakutan-ketakutan kita sendiri. Sudah saatnya kita menyadari bahwa kekerasan bukanlah solusi dalam menyelesaikan permasalahan. Dan mari kita hentikan doktrin-doktrin dan ajaran-ajaran yang menakut-nakuti manusia dalam menjalani hidup ini. Kita telah melihat bahwa kekerasan telah dijadikan solusi dan hasilnya ialah kekacauan dan keributan yang menimbulkan lebih banyak ketakutan. Mari kita melihat bahwa semua dogma maupun doktirn yang mengajarkan bahwa kita memiliki musuh dan musuh tersebut harus diperangi dengan kekerasan telah gagal dalam menyelesaikan masalah di muka bumi ini. Mengapa kita tidak merubah cara kita memandang dan melihat ? Mengapa kita tidak mengatakan bahwa yang ada hanyalah teman dan saudara ? Mengapa kita hanya memupuk rasa benci dan amarah ? Mengapa tidak memupuk rasa persaudaraan antar umat manusia ? Mengapa kita tidak memupuk rasa perdamaian antara sesama umat manusia, sesama warga Negara ? Sekali lagi saudaraku, kekerasan bukanlah jalan keluar. Kekerasan hanya menimbulkan lebih banyak kekerasan dan kebencian dan ketakutan-ketakutan. Hentikanlah provokasi-provokasi yang mengajarkan orang lain untuk membenci, mendendam dan menindas orang lain karena alasan apapun yang sebenarnya berpangkal dari ketakutan-ketakutan kita sendiri yang berasal dari pengalaman dan dogma, doktrin maupun ajaran yang kita peroleh semenjak kita lahir. Kita dapat merubah semua itu. Kita dapat membuat keadaan kacau ini menjadi lebih baik dari sekarang ini.

Guruku bilang jawabannya ialah dengan cinta. Ya, mari kita sama-sama membumikan cinta ke dalam kehidupan kita sendiri dalam keseharian kita. Ini adalah jihad yang berat. Ini adalah jihad yang akbar. Namun kita harus coba yang ini. Kita harus coba jalan keluar yang satu ini. Secara massal dan bersama-sama, mari kita lakukan solusi hidup yang satu ini. Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Itulah Maha Cinta. Mari kita lantunkan dan kumandangkan Nama-Nya yaitu Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Mari kita mengasihi dan menyayangi sebanyak-banyaknya manusia tanpa pandang bulu. Maha Pengasih dan Maha Penyayang tidaklah terbatas. Maha pengasih dan Maha Penyayang tidaklah pandang bulu. Dia tidak terbatas dan tidak pandang bulu. Mari kita melakukan jihad akbar ini. Mari kita lakukan jalan keluar yang satu ini. Cinta adalah solusi yang layak untuk kita coba. Cinta adalah jalan keluarnya.

Guruku hebat.

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone