August 24, 2008

Pancasila Udah Mantap Boss

Segala sesuatu dapat menjadi bermasalah. Apapun itu dapat kita perkarakan. Dari hal yang kecil sampai hal yang besar. Tergantung dari cara kita memandang sesuatu itu. Kita tidak setuju dengan sesuatu hal, maka itu adalah awal dari permasalahan bagi kita. Bukan berarti orang lain menganggap itu sebagai masalah. Tetapi ketidaksetujuan kita akan hal tersebut yang menjadikan itu sebagai masalah.

Di sinilah dibutuhkannya nilai-nilai universal yang memberikan atau mewakili kebaikan lebih banyak orang. Nilai-nilai universal ini yang dapat kita jadikan pegangan untuk memandang dan melihat segala sesuatu secara jernih dan bijaksana. Tanpa berpegangan dengan nilai universal ini, kita cenderung untuk menghakimi orang lain sesuai dengan nilai-nilai yang kita sendiri anggap baik tanpa mempedulikan anggapan-anggapan yang dimiliki oleh orang lain. Dan inilah yang selama ini terjadi dengan banyak kekacauan yang terjadi di belahan dunia manapun. Banyak orang yang tidak bertindak sesuai dengan nilai-nilai universal yang ada dalam suatu masyarakat. Nilai-nilai yang akan mengatur dengan sendirinya kehidupan yang ada dalam masyarakat tersebut sehingga tercipta kehidupan yang harmonis dalam masyarakat tersebut.

Nilai-nilai universal bukanlah tergantung dari banyaknya orang yang menganut nilai tersebut. Sesuatu hal dapat dikatakan nilai universal apabila dalam nilai-nilai tersebut tersirat suatu cita-cita untuk menampung atau mewakili kepentingan semua mahluk, baik yang hidup ataupun mahluk tak hidup. Inilah yang di sebut nilai-nilai universal. Nilai yang berupaya untuk menampung kebaikan seluruhnya dan semua mahluk. Jadi tidak tergantung dengan jumlah penganut suatu nilai apapun. Misal nilai A dalam suatu Negara dianut oleh 10 orang, lalu ada nilai B yang di anut oleh 5 orang, maka bukan berarti nilai A itu secara otomatis ialah nilai yang universal. Justru sebaliknya apabila nilai B tersebut mengakomodasi kepentingan penganut nilai A dan B, bahkan mengakomodasi penganut nilai di luar 2 kelompok di atas atau bahkan mengakomodasi penganut tanpa nilai maka nilai tersebutlah yang dapat dikatakan sebagai nilai universal karena dapat mengakomodasi sebanyak mungkin kebaikan bagi lebih banyak orang. Nilai universal inilah yang akan membantu kita semua dalam menciptakan dunia yang lebih baik. Nilai universal inilah yang akan membantu kita tidak mengawang-ngawang di udara dan buta disebabkan nilai-nilai pribadi atau kelompok yang kita anut. Nilai-nilai universal ini akan membuat kita semakin membumi. Nilai-nilai universal ini akan menjadi rahmat bagi dunia ini. Nilai-nilai yang membawa rahmat bagi lebih banyak orang inilah yang dibutuhkan oleh Negara kita saat ini. Nilai-nilai yang didalamnya terkandung kepentingan seluruh mahluk di alam ini. Nilai-nilai inilah yang akan membantu Negara kita dari keadaan saat ini menuju keadaan yang lebih baik.

Negara harus menjamin bahwa rakyatnya memiliki hak dalam mengamalkan nilai-nilai universal tersebut, karena dengan demikian Negara sendirilah yang akan menerima manfaat kebaikannya. Marilah kita secara sadar dan bersama-sama menjaga nilai-nilai universal yang di miliki oleh Negara kita ini. Jangan kita merusak dan menggantikan nilai-nilai universal ini dengan nilai-nilai kelompok, golongan bahkan pribadi. Kita semua telah dapat memilah mana nilai yang universal dan mana yang merupakan nilai-nilai yang hanya mewakili kepentingan kelompok maupun golongan. Pancasila merupakan Nilai Universal yang dimiliki oleh Negara kita ini. Marilah kita jaga, kita rawat dan kita tumbuh kembangkan sehingga kita dapat membangun negara kepada keadaan yang baik dan sejahtera bagi semua golongan maupun tingkatan. Tinggal kerelaan kita untuk dapat menempatkan nilai-nilai universal tersebut diatas nilai-nilai pribadi, kelompok dan golongan. Sekian. Semoga kita semua selalu memiliki dan memelihara Nilai-nilai universal tersebut demi keberlangsungan berdirinya Negara dan Bangsa Indonesia…….. Indonesia Jaya……

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone