May 11, 2009

Antara Orientasi Otak dan Orientasi Hati serta Spiritualitas Para Leluhur

Polemik Kebudayaan di tahun tiga-puluhan

Polemik budaya antara dua seniman besar, Sutan Takdir Alisyahbana dan Sanusia Pane terjadi di tahun-tahun terakhir dekade 1930-an. Sutan Takdir Alisyahbana bersemboyan, hidup harus selalu berjuang, harus bekerja keras. Tanpa itu, orang tidak akan maju, tak akan bisa menjadi manusia modern. Di pihak lain Sanusi Pane lebih mengutamakan ketenangan dan kedamaian

selengkapnya

May 10, 2009

Cerita Spiritual Para Leluhur Yang Mempersatukan Bangsa Indonesia

Berada dalam zaman yang berubah

Pada hari hari Kamis tanggal 7 Mei 2009, Perkumpulan Petani Pemakai Air Parang Tirto memberi kenang-kenangan kepada kami sebuah lukisan dari bahan kulit kerbau bergambar Bhima melawan Ular Naga di tengah Samudera. Para petani tersebut berasal dari Desa Parang Joro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukohardjo yang terletak di sebelah kanan Bengawan Solo dan berseberangan sungai dengan Kota Satelit Solo Baru.

<span

selengkapnya

May 5, 2009

Keterikatan pada seorang caddy dan Buku Kamasutra

Pengulangan sejarah kejatuhan manusia

Pada bulan Desember 2007, sudah banyak tulisan tentang calon pimpinan KPK yang paling kontroversial pada uji kelayakan dan kepatutan di depan para anggota dewan. Pada bulan Mei 2009 begitu banyaknya tulisan mengenai kasus pembunuhan Nasrudin yang diduga menyeret Ketua KPK , sehingga Presiden pun perlu angkat bicara. Seorang pengamat intelijen menilai, kasus

selengkapnya

May 5, 2009

Renungan Perjalanan ke Kebon Sayur, Pusat Cindera Mata Kota Balikpapan

Perjalanan di Kota Balikpapan

Banyak orang yang melupakan pengalaman batin yang dialami ketika sedang melakukan suatu tindakan. Menurut mereka hanya pribadi melankolis yang akan mengingatnya, apalagi keinginannya sudah tercapai, untuk apa mengingat-ingat kejadian yang telah lalu. Akan tetapi menurut pemahaman kami tentang Sufi, perjalanan itu lebih penting daripada tujuan. Pola pemikiran kita pun sebetulnya terbentuk oleh berbagai perjalanan hidup yang telah kita alami. Continue reading

May 1, 2009

Belajar Dari Sejarah Pemilihan Umum Republik Indonesia

Pemilu dengan banyak partai

Dengan membuka catatan sejarah NKRI, kita dapat mempelajari pemilu pertama RI yang dilaksanakan pada tahun 1955. Pemilu ini bertujuan untuk memilih anggota-anggota DPR dan Konstituante. Jumlah kursi DPR yang diperebutkan berjumlah 260, sedangkan kursi Konstituante berjumlah 520 ditambah 14 wakil golongan minoritas yang diangkat pemerintah. Pemilu untuk memilih anggota

selengkapnya