August 19, 2010

Tentang Pilihan (No Regrets part 2)

Tuhan adalah Yang Maha Kuasa, Yup benar. Meski berkuasa Tuhan bukanlah Ortoriter, oleh karennya Tuhan tetap membiarkan Iblis memilih ketika di suruh sujud kepada Adam. Jikalau Tuhan Otoriter maka Iblis sudah dibumihanguskan, sudah dibungkam, sudah dipenjarakan. Namun Tidak, Iblis masih tetap berkeliaran, dan diperbolehkan menggoda manusia, hal itu membuktikan bahwa Tuhan sangat Demokratis. Meski sebagai konsekuensinya Iblis tidak lagi dapat merasakan Surga.

Meski berkuasa Tuhan bukan dictator, karena Tuhan adalah Sang Demokrat Sejati. Oleh karenanya ketika memerintahkan atau memberkan sesuatu Tuhan tidak to de point, Tuhan memberikan pilihan-pilihan yang harus kita pilih sendiri berdasarkan kesadaran kita masing-masing. Dan di dalam setiap pilihan terkandung maksud , ada pelajaran di situ, sehingga pada akhirnya kita dapat memilih pilihan yang tepat.

Semisal Surahman ketika patah hati karena hubunganya dengan seorang model iklan berakhir karena orang tua si model tidak sudi mempunyai menantu yang bukan ningrat, tadinya Surahman sempat berpikir-pikir untuk kawin lari saja, namun gilaxs kawin lari cuapek boss, kawin di tempat aja udah ngos-ngosan huahahaha………

Pada waktu kejadian Surahman diberikan 3 pilihan oleh Tuhan, yaitu :

Pilihan pertama : Diskotik, nah di sini Surahman dapat melarikan diri dari kekecewaanya, dari patah hatinya dengan cara instan, mabuk-mabukan, melupakan semuanya lewat alcohol, cara instan yang sangat ampuh.

Pilihan kedua : Kuburan, nah kalau punya nyali dan keberanian Surahman dapat bunuh diri mengakhiri hidupnya, melupakan duka laranya, cara ampuh, namun ektreem

Pilihan ketiga : Anand Ashram, nah di sini Surahman dapat memberdayakan dirinya sehingga dapat mengenal diri sejatinya , sehingga apa-apa yang tidak berarti dapat dilepaskannya, tentu saja dengan cara mengolah diri, memberdayakan diri lewat latihan meditasi.

Lantas pilihan Surahman adalah :….. Jreng… Jreng, setelah mencari-cari refrensi di dalam otaknya, Surahman memutuskan cara pertama, cara Instan. Yaitu masuk ke diskotik, mabok dan dugem, mana tahu ketemu bidadari mabok, dan terjadi cinta satu malam sepeti lagunya Melinda, uhuy…… Cinta satu malam oh Indahnya, CInta satu malam oh………..

Itu pilihan Surahman, meski maksud Tuhan yang sesungguhnya adalah agar Surahman memilih pergi ke Anand Ashram untuk belajar cara mengolah diri, namun tingkat kesadaran Surahman masih segitu, masih sebatas diskotik, mabok en dugem, maka Tuhan Sang Demokrat Sejati mengijinkan, “Let’s Play and sing a song” begitu ujarNya.

Kebanyakan mabok, Surahman OD, oper dosis. Meski dalam kondisi sekarat Tuhan tetap membeikan pilihan-piliah, yaitu Rumah Sakit atau Kuburan. Pilihan Surahman tentu saja Rumah Sakit, gilak luh Kuburan, wow ntar lah men masih muda neh, kalau mau mati dari pertama aja gua milih bunuh diri, karena gua masih cinta hidup maka gua milih diskotik.

Dirumah sakit diberikan kesempatan untuk berpikir, dan tetap saja diberikan pilihan-pilihan. Mau bunuh diri, atau memberdaya diri. Dan akhirnya Surahmanpun menyadari ketololan dirinya, pilihanya jatuh untuk memberdayakan diri.

Semua tentang pilihan, kita telah memilih jalan untuk kita lalui di dalam kehidupan ini. Dan setiap pilihan memberikan konsukensi, dampak, panas – dingin, plus – minus, suka – duka. Pengalaman dunia itu akan datang silih berganti apapun pilihannya. Yang perlu kita renungkan adalah seberapa dekatkah pilihan-pilihan yang kita ambil itu membawa langkah kaki kita menuju Rumah AgungNya ?.

Dan untuk itu diperlukan kejujuran, ya, mungkin pilihanku yang kemarin kurang tepat, dan sekarang saatnya memperbaiki. So lets go buddy, but remember once again No regrets !.

Boss… Boss… Maap neh ya, gini, aku kan ngga tahu Rumah AgungNya itu ada dimana, lantas darimana aku tahu aku masih jauh atau sudah dekat ?

Dan suara halus itu menjelaskan dengan sangat halus, “Kebahagian Surahman, kebahagian. Bahagiakan kamu?, Bahagia kamu menerima apa yang diberikan olehNya ?”

(Terinspirasi dari salah satu Ceraman bapak Anand Krishna di Radio D FM.)

==

Di Publikasikan di :

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone