September 22, 2010

Surat–surat Islam dari Endeh 7

(Surat menyurat Ir. Soekarno kepada Tuan A. Hasan, Guru “Persatuan Islam” Bandung 1 Desember 1934 hingga 25 Nopember 1936 , Sumber refrensi : Islam Sontoloyo : Pikiran-Pikiran Sekitar Pembaruan Pemikiran Islam  –  Ir Soekarno  –  Sega Arsy  2010)

Endeh, 22 April 1936

Assalamu’alaikum,

Tuan, post paket yang pertama sudah saya terima, post paket yang kedua sudah datang pula dikantor pos, tetapi belum saya ambil, karena masih ada satu dua kawan yang belum setor uang kepada saya padahal

selengkapnya

September 22, 2010

Memaknai Kembali Nasehat RMP Sosro Kartono Renungan Keempat, Murid Dan Guru Pribadi

Sepasang suami istri setengah baya sedang membicarakan nasehat RMP Sosro Kartono. Agar dapat lebih menjiwai mereka memanggil beliu dengan sebutan “Eyang” Sosro Kartono. Mereka telah sampai pada renungan keempat dan mereka menggunakan buku-buku Bapak Anand Krishna sebagai referensi mereka….

Sang Istri: Renungan keempat  dari “Eyang” Sosro Kartono…….. “Murid, gurune pribadi. Guru, muride pribadi. Pamulangane, sengsarane sesami. Ganjarane, ayu

selengkapnya

September 19, 2010

Memaknai Kembali Nasehat RMP Sosro Kartono, Renungan Ketiga “Jaka Pring”

Sepasang suami istri setengah baya sedang membicarakan Nasehat Raden Mas Panji Sosro Kartono. Mereka sudah sampai pada renungan “Eyang” Sosro Kartono ketiga tentang “Jaka Pring”. Begitulah beliau sering menyebut dirinya. Mereka menggunakan buku-buku Bapak Anand Krishna sebagai referensi mereka.

Sang Istri: Renungan “Eyang” Sosro Kartono ketiga……. “Pring padha pring. Weruh padha weruh. Eling tanpa nyanding“…….. “Bambu

selengkapnya

September 19, 2010

Surat–surat Islam dari Endeh 6

(Surat menyurat Ir. Soekarno kepada Tuan A. Hasan, Guru “Persatuan Islam” Bandung 1 Desember 1934 hingga 25 Nopember 1936 , Sumber refrensi : Islam Sontoloyo : Pikiran-Pikiran Sekitar Pembaruan Pemikiran Islam  –  Ir Soekarno  –  Sega Arsy  2010)

Endeh, 22 Pebruari 1936

Assalamu’alaikum,

Belum juga saya bisa tulis artikel tentang nomor ektra taqlid sebagaimana saya janjikan, report “mereportir” sekolahnya anak saya, dan  karena di Endeh ada datang seorang guru  pesan golongan

selengkapnya

September 18, 2010

Memaknai Kembali Nasehat RMP Sosro Kartono, Renungan Kedua “Mandor Klungsu”

Sepasang suami istri setengah baya membicarakan tentang “pitutur luhur”, nasehat bijak dari Raden Mas Panji Sosro Kartono. Untuk lebih mendekatkan rasa, sepasang suami istri tersebut menyebut beliau sebagai “Eyang” Sosro Kartono. Mereka sampai pada renungan kedua. Sebagai referensi, mereka menggunakan buku-buku Bapak Anand Krishna.

Sang Istri: Renungan Kedua…….. “Eyang” Sosrokartono menyebut dirinya sebagai “Mandor Klungsu“. “Klungsu

selengkapnya

September 16, 2010

Memaknai Kembali Nasehat RMP Sosro Kartono, Renungan Pertama Tentang Kanthong Bolong

Sepasang suami istri membolak-balik “pitutur-pitutur luhur”, nasehat bijak para leluhur. Mereka tertarik membicarakan Nasehat Raden Mas Panji Sosro Kartono. Untuk lebih mendekatkan rasa, sepasang suami istri tersebut menyebut beliau sebagai “Eyang” Sosro Kartono. Kakak kandung Raden Ajeng Kartini tersebut menguasai 35 bahasa asing dan bahasa daerah. Pergaulannya dengan lingkaran intelektual di Belanda tidak mengurangi kedalaman spiritualitasnya yang sangat dipengaruhi lingkungan

selengkapnya

September 15, 2010

Surat – Surat Islam Dari Endeh 5

(Surat menyurat Ir. Soekarno kepada Tuan A. Hasan, Guru “Persatuan Islam” Bandung 1 Desember 1934 hingga 25 Nopember 1936 , Sumber refrensi : Islam Sontoloyo : Pikiran-Pikiran Sekitar Pembaruan Pemikiran Islam  –  Ir Soekarno  –  Sega Arsy  2010)

Endeh, 14 Desember 1936

Assalamu’alaikum,

Kiriman “Al-lisaan”, telah saya terima mengucapkan diperbanyak terima kasih kepada saudara. Terutama nomor ekstra persoalan “debat taqlid”, adalah sangat menarik perhatian saya. Saya ada

selengkapnya

September 15, 2010

Renungan Terakhir Kelimabelas Dari Lima Belas Pandangan Hidup Vivekananda

Sepasang suami istri setengah baya membicarakan renungan terakhir dari lima belas pandangan hidup Swami Vivekananda. Untuk membahas renungan tersebut, sepasang suami istri tersebut menggunakan buku-buku Bapak Anand Krishna. Diperlukan pikiran jernih untuk memahaminya. Dan pemahaman tersebut harus dilakoni dalam hidup nyata.

Sang Istri: Renungan kelimabelas…….. Berani berpikir beda: Semua perbedaan di dunia ini hanya dari derajatnya, bukan esensinya, karena keikaan

selengkapnya

September 13, 2010

Renungan Keempatbelas Dari Lima Belas Pandangan Hidup Vivekananda

Sepasang suami istri setengah baya membicarakan renungan keempatbelas dari lima belas pandangan hidup Swami Vivekananda. Kembali mereka menggunakan buku-buku Bapak Anand Krishna sebagai referensi mereka.

Sang Istri: Renungan keempatbelas…….. Jagalah Kebenaran: Segala sesuatu dapat dikorbankan demi Kebenaran, tetapi Kebenaran tidak layak dikorbankan demi apa pun juga.

Sang Suami: Pandangan Swami Vivekananda tentang Kebenaran sesuai dengan apa yang tertulis dalam buku

selengkapnya

September 11, 2010

Renungan Ketigabelas Dari Lima Belas Pandangan Hidup Vivekananda

Sepasang suami istri setengah baya sedang membicarakan renungan ketigabelas dari lima belas pandangan hidup Swami Vivekananda. Mereka menggunakan buku-buku Bapak Anand Krishna sebagai referensi mereka. Nampak pandangan para Master ada benang merah kesamaannya.

Sang Istri: Renungan ketigabelas…….. Belajar Setiap Hari: Tujuan manusia adalah kesadaran…. kesadaran melekat pada manusia. Tak ada kesadaran datang dari luar, semuanya ada di dalam. Apa yang kita katakan

selengkapnya