October 22, 2010

Wake Up !

Satu hal yang hingga saat ini paling susah saya lakukan adalah bangun pagi, bagaimana bisa saya bangun pagi, ketika orang selesai sarapan dan memulai aktifitas harinya, saya mengakhiri aktifitas saya dengan pergi ke tempat tidur, bangun paling cepat sekitar pukul 10.30 lebih sering pukul 11.00. Saya lebih suka berkerja pada malam hari, karena pada malam hari lebih tenang untuk melakukan pekerjaan.

Saya bangun pagi jika ada klien yang ingin bertemu pagi dan ketika harus kerumah sakit bertemu dokter atau menjalani test medic lainnya. Satu yang pasti di dalam setiap proses bangun pagi itu saya pasti ngedumel, terkadang tanpa sadar saya mengomeli orang yang membangunkan saya terkadang asisten saya, terkadang ibu saya.

Dan seperti itulah nasib para Muadzin, Muadzin adalah mereka yang sedang berupaya membangunkan kita dari tidur untuk mengabdi kepada Allah, mengabdi kepada Dia yang satu adaNya. Kita sebagai manusia-manusia yang tengah teridur merasa jengkel, merasa kesal. Kita sudah merasa nyaman dengan kondisi kita, melakukan pemujaan tukang ojek, kamu bayar aku antar sesuai dengan jumlah bayaranmu.

Para Muadzin  merasa sedih melihat kita hidup di dalam kotak-kotak yang memisahkan kita dari manusia satu dengan manusia lainya, para Muadzin  merasakan kesia-siaan pemujaan kita yang berdasarkan harapan bukan berdasarkan cinta. Oleh karenanya mereka bersuara, mereka membangunkan kita. Namun di dalam ketidak sadaran kita justeru menghardik mereka, kita justeru membatui mereka, kita justeru memfitnah mereka. Dengaan satu tujuan agar mereka berhenti membangunkan kita, agar kita dapat kembali pada tidur.

Mau bangun atau tidak bangun mentari tidak terganggu, siang tetap terbit, makin pagi kita bangun maka makin banyak waktu yang kita miliki untuk menikmati mentari. Makin pagi kita bangun makin banyak waktu kita untuk melakukan persembahan melalui karya tanpa pamrih kita. Pilihan ada di tangan kita, mau bangun atau tertidur, terserah!.

Di Publikasikan di :

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone