January 20, 2011

Hypnosis VS Pemberdayaan Diri

Ketika menjelajahi google dan mencari tahu tentang hypnosis lebih jauh saya banyak menemui website yang berjualan hypnosis untuk menghilangkan kebiasaan buruk, lagi-lagi solusi intan di tawarkan untuk menyelesaikan masalah. Tidak hanya kebiasaan buruk, pola makan untuk diet pun dapat diprogram dalam sebuah sesi  theraphy hypnosis. Sebuah trauma kesedihan akibat dari sebuah pengalaman burukpun, semisal diselingkuhin pacar dapat dihilangkan dalam waktu yang relatif singkat.

Seperti yang sudah saya jelas di dalam 2 artikel sebelumnya bahwa hypnosis pada dasarnya tidak dapat membuat kita menjadi baik dan juga tidak dapat menghilangkan apa-apa yang kita anggap buruk itu, hanya ingatan kita tentang hal-hal yang buruk itu di tekan sehingga kita melupakannya. Dalam proses theraphy hypnosis seorang pasien sepenuhnya berada di dalam kontrol hipnotis terapisnya, pada kondisi ini sangat rawan terjadi penanaman ingatan palsu (false memory implant) untuk tujuan tertentu.  Karena semua proses berlangsung tanpa adanya kesadaran dari pihak pasien, jadi apapun yang katakan oleh terapisnya dapat mempengaruhi ingatan sipasien.

Di samping itu penekanan ingatan dari sebuah theraphy hypnosis dapat memberikan dampak pada timbulnya ingatan palsu semisal telah mendapatkan perlakuan pelecehan seksual dari seseorang, merasa telah diperkosa oleh seseorang hingga perasaan telah diculik oleh alien. Ingatan-ingatan tersebut baru muncul setelah mengikuti sebuah sesi teraphy hypnosis, banyak sekali kasus seperti itu yang dapat di temukan di google.

Hypnosis Melemahkan Kepercayaan Diri Seseorang

Hypnosis adalah sebuah proses dalam mempengaruhi orang lewat berbagai macam tehnik  sehingga orang tersebut berada di dalam pengaruh orang yang menghipnotisnya atau pada pengaruh terapisnya.  Terapis yang ingin menghipnotis akan menggunakan media seperti suara, kata-kata, simbol-simbol dan media lainnya yang dapat membantunya mempengaruhi orang  yang di hipnotis.

Effek hypnosis sendiri tidak berlangsung lama oleh karenanya perlu di adakan sesi-sesi teraphy susulan untuk tetap mempertahankan effek hypnosis tersebut, dan hal membuat pasien menjadi bergantung kepada terapisnya. Semisal dalam sesi theraphy hypnosis untuk berhenti merokok, dalam beberapa jam theraphy hypnosis seorang pasien sudah dapat melupakan kecanduannya akan rokok, sudah dapat berhenti merokok. Namun ketika kembali ke dunia nyata maka dia kembali bergaul dengan para perokok, maka ingatan akan rokok yang ditekan dalam sesi theraphy hypnosis mulai naik keatas, dan sipasien mulai tertarik lagi kepada rokok. Kemudian sipasien akan mendatangi teraphisnya untuk menjalani theraphy hypnotis kembali. Hal ini membuat ketergantungan sipasien kepada terapisnya sehingga dapat melemahkan diri sipasien karena menjadi tidak percaya diri, karena perubahan yang terjadi bukan karena kesadaran melainkan karena ada pengaruh pihak ketiga (luar diri) dalam hal ini adalah terapisnya yang melakukan penekanan-penekanan untuk tujuan tertentu dan semua itu terjadi tanpa adanya kesadaran.

Katharsis Sebuah Solusi Lebih Baik Daripada Hypnosis

Katharsis yang berasal dari bahasa yunani ini memiliki arti pembersihan atau membersihkan, yang dibersikan adalah emosi. Praktek katharsis biasanya digunakan untuk pembersihan emosional dari perasaan tertekan, kesedihan, takut atau amarah. Berbeda dengan hypnosis yang berlangsung satu arah tanpa adanya kesadaran dari pasien, katharsis melibatkan pasien dalam kondisi sadar, intelejensia si pasien masih dapat berkerja memilah dan memilih, masih dapat menganalisa kondisi dan perasaan.

Di dalam hypnosis terjadi penekanan ingatan sehingga dapat melupakan suatu trauma tertentu atau perasaan emosi tertentu, namun emosi itu tetap ada hanya di tekan saja, hanya terlupakan namun masih tetap ada. Katharsis mengeluarkan emosi-emosi tersebut, emosi-emosi itu dibuang lewat sesi latihan katharsis sesuai dengan kebutuhan sehingga timbul perasaan lega.

Hypnotheraphy Sebagai Antidote

Setelah seseorang melepaskan tekanan emosinya lewat latihan-latihan katharsis akan terasa kenyamanan, dan pada kondisi seperti ini seseorang akan lebih mudah menganailisa, dapat menggunakan intelejensianya dengan  lebih baik. Sehingga seseorang dapat berpikir dan menemukan solusi atas persoalanan yang dihadapinya, mulai mengkaji ulang setiap persoalan yang dihadapi, menganalisa hal-hal yang perkaitan dengan permasalahannya dalam kondisi yang lebih jernih dan sadar.

Proses tersebut di sebut  Hypnotheraphy dimana seorang terapis hanya menjadi fasilitator bagi pasiennya, segala keputusan tetap ada di tangan sipasien. Karena semua proses berlangsung dengan penuh kesadaran, berbeda dengan hypnosis yang berlangsung di dalam kondisi tak sadar. Hypnotheraphy juga merupakan deHypnosis , sebuah antidote bagi hypnosis , untuk membebaskan diri dari pengaruh hypnosis.  Perubahan yang terjadi lewat Hypnotheraphy berasal dari kesadaran, bukan berasalkan penekanan. Perubahan yang terjadi lewat Hypnotheraphy berasal dari kesadaran diri sendiri, bukan berasal dari pihak luar diri.

Dengan Hypnotheraphy seseorang dapat menggunakan intelejensianya untuk menganalisa, melakukan perenungan-perenungan. Sehingga seseorang dapat mengambil keputusan yang terbaik untuk hidupnya berdasarkan pendapatnya sendiri, berdasarkan keputusannya sendiri, tanpa di pengaruhui oleh pihak ketiga (luar diri). Dengan Hypnotheraphy seseorang dapat  menggali dan memanfaatkan potensi dirinya dengan maksimal sehingga seseorang dapat menjadi mandiri berdiri diatas dirinya sendiri, berdiri diatas pikirannya sendiri, berbuat dan bertindak berdasarkan kesadarannya sendiri. Dan kalaupun ada seorang terapis sebagai pemandu fungsi dan keberadaannya tidak lebih hanya sebagai fasilitator dan inspirasi.

Perubahan Hanya Bisa Diupayakan Lewat Pemberdayaan Diri

Proses katharsis  dan Hypnotheraphy adalah bagian dari pemberdayaan diri untuk meningkatkan kesadaran. Dengan meningkatnya kesadaran maka pola hiduppun dapat diperbaiki secara alami, perubahan pun dapat terjadi dengan cara yang alami dan tidak dipaksakan atau tanpa adanya tekanan dari pihak luar.

Tidak ada solusi instan untuk melakukan perubahan diri, semua harus dilakukan dengan sabar dan penuh dengan kesungguhan, jangan terjebak dengan pedangan yang menawarkan solusi instan memanfaatkan kelemahan diri. Kita sendiri yang harus merubah dan membantu diri kita sendiri untuk berubah.

==

= =

Di Publikasikan di :

http://www.surahman.com/

http://www.oneearthmedia.net/ind

http://www.facebook.com/su.rahman.full

http://www.kompasiana.com/surahman

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone