January 17, 2011

Mengenal Penanaman Ingatan Palsu (False Memory Implant)

Apakah Penanaman Ingatan Palsu Benar-Benar Terjadi ?

Pada tahun 1986 seorang perawat  bernama Nadean Cool dari Wisconsin, mencari seorang psikiater untuk membantunya mengatasi reaksi  traumatis yang dialami oleh puterinya.  Selama sesi theraphy berlangsung psikiater menggunakan tehnik hypnosis dan tehnik pensugestian  lainnya untuk menggali kenangan-kenangan yang terkubur.  Di dalam proses tersebut Cool memiliki keyakinan bahwa selama ini dia dirasuki oleh setan atau roh jahat yang memaksanya melakukan hal-hal yang tidak ingin diakukannya semisal memakan bayi, telah diperkosa, melakukan hubungan sex dengan binatang dan melihat pembunuhan temannya yang berusaia 8 tahun.  Cool juga menyakini bahwa dirinya telah mendapatkan beberapa pelecehan seksual pada masa kecilnya, psikiater mengatakan bahwa Cool mengalami gangguan kejiwaan yang parah, kemudian psikiater juga melakukan upacara pengusiran setan atau roh jahat dari dalam diri Cool , proses itu memakan waktu sekitar 5 jam termasuk juga Cool merasakan percikan air suci dan jeritan setan yang keluar dari dalam dirinya.

Hingga kemudian Cool menyadari bahwa dirinya telah menerima kenangan/ingatan palsu atau yang lebih di kenal dengan False Memory Implant , sebuah kenangan yang ditanamkan di dalam otak sehingga seorang dapat merasakan sesuatu yang sebenarnya tidak pernah terjadi menjadi seperti nyata, Cool kemudian menuntut psikiater dengan tuduhan malpraktek , pada bulan maret kasusnya di selesaikan di luar pengadilan dengan ganti rugi $ 2.400.000.

Cool bukanlah satu-satunya korban yang mengalami apa yang disebut False Memory Implant, di Missouri pada tahun 1992 seorang  konselor Gereja membantu Beth Rutherford di dalam sebuah sesi theraphy untuk mengingat  bahwa dirinya secara rutin telah diperkosa  sejak umur 7 hingga 14 tahun oleh seorang pendeta yang sekaligus adalah merupakan ayahnya sendiri.  Dibawah sugesti therapisnya itu  Rutherford juga meyakini bahwa dirinya telah 2 kali melakukan oborsi dibawah paksaan ayahnya dengan menggunakan mantel ayahnya . Ayahnya kemudian terpaksa harus mengundurkan dirinya atas tuduhan dan desakan public. Namun kemudian pemeriksaan medis menyatakan bahwa puterinya masih perawan pada usia 22 tahun dan belum pernah hamil. Kemudian Beth Rutherford menggugat therapisnya itu dan mendapatkan ganti rugi $ 1-juta pada tahun 1996.

Apakah Ingatan Palsu Dapat Ditanamkan ?

Elizabeth Loftus seorang peneliti menyatakan dari hasil penelitiannya bahwa “Kita dapat dengan mudah merubah sebuah kenangan, termasuk  detail dari kenangan yang kita alami  tersebut. Dan kita juga dapat dengan mudah menanamkan sebuah kenangan yang sepenuhnya adalah palsu”

Alan Alda melakukan penelitian,  diawal penelitian dia mengundang orang-orang  ke labnya untuk melakukan simulasi kecelakaan, mereka diberikan informasi palsu pada saat sesi theraphy dan mengarahkan pada pertanyaan-pertanyaan tertentu hasinya kemudian mereka dapat mengingat adegan-adegan yang berbeda sesuai dengan yang diharapkan (dikonsepkan).

Di Moskow pada tahun 1999 Alan Alda dan temanya melakukan study menamkan ingatan palsu, (dengan konsep) bahwa sebenarnya tidak ada hewan yang terluka, namun kemudian Alan Alda menegaskan pada sesi theraphy bahwa ada hewan yang terluka, kemudian mereka (para pasiennya) menyatakan bahwa ada seekor kucing yang berumuran darah tergeletak di dalam debu.

Bagaimana Hypnosis Dapat Menanamkan Ingatan Palsu Dan apa Dampaknya ?

Para ahi syaraf baru-baru ini menemukan fakta bawah Hypnosis memiliki effek nyata pada daerah otak untuk mengontrol suatu ingatan, dan ini dapat berbahaya karena dapat menyebabkan penanaman sebuah ingatan yang tidak pernah ada (ingatan palsu).

Hypnosis di klaim dapat menyembuhkan penyakit-penyakit phisikologi dari peristiwa-peristiwa traumatik dengan cara menghilangkan ingatan-ingatan tersebut, sebetulnya kenangan-kenangan buruk yang menyebabkan traumatik itu tidak dapa di hilangkan dengan mudah dan cepat termasuk dengan Hypnosis. Hypnosis hanya mengunci kenangan-kenangan tersebut agar tidak dapat diingat oleh pasien, Hypnosis menekan kenangan-kenangan tersebut sehingga nampak tidak pernah terjadi. Namun kemudian timbul permasalahan bahwa kemudian para pasien hypnosis sering mengalami gangguan effek samping dengan menyakini telah mengalami pelecehan seksual atau di culik oleh alien.

Elizabeth Loftus pada tahun 1994 menulis secara bersama-sama hasil penelitianya di dalam sebuah buku The Myth of Repressed Memory yang menerangkan implikasi  sebuah penekanan memory, pasien mendapati gangguan  ingatan dan menyakini telah diperkosa atau mengalami pelecehan seksual dan pencuikan oleh alien.

Korban Pemerkosaan atau pelecehan seksual dapat mengingat semua kejadian sejak hari kejadian terjadi

American Psychological Association (APA) saat ini sudah dengan tegas menyatakan bahwa sebagian besar korban pemerkosaan atau pelecehan seksual dapat mengingat semua kejadian dengan jelas sejak hari kejadian terjadi, berbeda dengan orang yang terkena penanaman ingatan palsu, atau mendapat dampak dari sesi  hypnosis, mereka baru dapat mengingat sebuah kejadian penculikan oleh alien, pemerkosaan oleh kerabat atau keluarga, pelecehan seksual oleh kerabat atau keluarga atau orang terdekat setelah menjalani serangkaian program theraphy hypnosis.

Dan yang membuat perbedaan lainnya adalah masalah konsistensi, mereka yang terkena praktek  penanaman ingatan palsu lewat theraphy hypnosis sering tidak konsisten, mereka mengaku dilecehkan secara seksual, atau bahkan diperkosa namun tanggal dan tempat kejadiannya sering berubah-ubah, bahkan siapa yang melakukan pelecehan atau pemerkosaan itu sendiri juga seringberubah-ubah, hal ini adalah dampak dari penanaman ingatan palsu (False Memory Implant )

Apa Beda Hypnosis Dengan Hypnotheraphy

Menurut bapak Anand Krishna tokoh spiritual dan meditasi Indonesia letak perbedaan  antara Hypnosis dan Hypnotheraphy adalah : Hypnosis terjadi hanya dari satu arah, seperti iklan yang memborbadir pikiran kita sehingga kita lambat laun tertarik untuk mengikuti perintah di dalam tayangan sebuah iklan. Siapapun dapat melakukannya namun semua itu berlangsung tanpa adanya kesadaran.

Sementara Hypnotheraphy adalah membuat orang berfikir, membuat orang menganalisa suatu kondisi  berdasarkan kemampuan pemikirannya. Hypnotheraphy justeru menyadarkan karena membuat orang berpikir dan menyadari suatu kondisi terntentu. Hypnoteraphy tidak mematikan kemampuan orang untuk melakukan pilihan-pilihan, orang masih tetap dapat mengambil sebuah keputusan karena masih dapat menganalisa piihan-pilihan atau dari kondisi yang ada.

Refrensi google dengan keyword False Memory Implant” :

Creating False Memories

How hypnosis can implant false memories

We can implant entirely false memories

==

= =

Di Publikasikan di :

http://www.surahman.com/

http://www.oneearthmedia.net/ind

http://www.facebook.com/su.rahman.full

http://www.kompasiana.com/surahman

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone