March 3, 2011

Jujurlah !, Jauhkan diri Dari Suap Menyuap Dan Korupsi

“Jangan Pernah Menyuap Atau Menerima Suapan (Jangan Menyerah Pada Korupsi)” Sai Baba

Prinsip diatas adalah sesuatu yang paling sulit untuk di terapkan di dalam kehidupan sehari-hari, oleh karenanya menurut Sai Baba prinsip diatas tersebut adalah merupakan sebuah cita, yang harus kita kejar, yang harus kita gapai, yang harus kita wujudkan di dalam kehidupan kita sehari-hari. Menurut Sai Baba banyak orang jujur yang mengeluh jika mengikuti prinsip-prinsip tersebut maka mereka tidak akan mendapatkan pekerjaan apapun. Suap menyuap dan tindak korupsi adalah merupakan fakta kehidupan, Sai memberikan solusinya agar kita dapat terbebas dari jebakan licik ini.

Jika Mungkin Anda Harus Mengganti Profesi

Solusi tersebutpun juga sangat sulit terkecuali bagi mereka yang memiliki tekad kuat dan memiliki keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Satu AdaNya, sehingga keimanan seseorang sudah mencapai titik di mana meyakini segala kebijakan Tuhan akan hidupnya, sehingga dapat berpuas diri terhadap segala pemberian Tuhan.

Penjelasan Sai itu memberikan gambaran kepada kita bahwa sesungguhnya saat ini di negeri kita ini yang konon kabarnya mayoritas adalah penduduk beragama, namun tingkat suap menyuap sangat tinggi bahkan mulai dari pengurusan KTP suap menyuap sudah mewarnai , hal ini menyiratkan satu hal bahwasanya khadar keimanan kita sangat lemah. Tak penting berapa kali kita masuk rumah ibadah dalam satu hari , tak penting berapa ratus kali kita mengagungkan nama Tuhan dalam satu hari. Jika kita masih terlibat dengan suap menyuap dan aksi korupsi maka khadar keimanan kita masihlah sangat rendah.

Hanya Berhubungan Dengan Mereka Yang Jujur

Sai Baba kemudian memberikan soluinya lagi agar kita hanya berhubungan dengan mereka yang  jujur atau mencoba untuk mendapatkan pekerjaan dari mereka, di mana suap menyuap bukan merupakan suatu kebiasaan. Meski di akui oleh Baba bahwa hal ini pun masih cukup sulit, namun ini adalah sebuah kemungkinan yang paling mungkin untuk kita lakukan. Menurut Sai Baba meski sulit namun yang terpenting adalah niatan kita untuk melakukan kebaikan tersebut, niat kita untuk melakukan kebaikan tersebut akan menemukan jalan. Terus berusaha dan bersabar, begitu nasehat Sai.

Jika Tidak Ada Jalan Lain Maka TEGASLAH !

Nesehat Sai Baba terasa membebaskan, Sai tidak memaksakan suatu nasehat untuk di turuti. Sai memberikan pilihan-pilihan untuk kita agar secara perlahan kita dapat memperbaiki diri. Nasehat Sai berikutnya jika kita tidak dapat mengikuti 2 poin diatas maka Sebisa mungkin anda harus tegas dan membatasi suapan ini, jika anda sungguh-sungguh tidak dapat mengindarinya. Sekurang-kurangnya anda sendiri jangan pernah menerima suapan.

Namun 3 nasehat Sai Baba itu hanya dapat di lakoni oleh mereka yang menyakini keberadaan Tuhan Yang Maha adaNya, jika tidak meski menggunakan atribut-atribut agama aksi suap menyuap dan tindak korupsi akan terus di lakukan bahkan di dalam lembaga keagamaan, hal ini di sebabkan karena mereka semua belum merasakan kehadiran Tuhan, karena Tuhan di tempatkan pada posisi yang sangat tinggi.

Dengan satu tarikan nafas saya bertanya kepada diri saya sendiri, “Sudahkan saya merasakan kehadiran Tuhan Yang Maha Hadir AdaNya ?”

Refrensi :

Di Dalam Cahaya Sai – Yayasan Sri Sathya Sai Indonesia – 1993

= = = =

Di Publikasikan di :

http://www.surahman.com/

http://www.oneearthmedia.net/ind

http://www.facebook.com/su.rahman.full

http://www.kompasiana.com/surahman

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone