June 7, 2011

Benarkah kita sudah percaya adanya Tuhan??????

Manusia selalu dalam kebingungan. meributkan tuhan. sementara tiada seorangpun tahu tentang tuhan. jangan-jangan dia juga menjadi bingung. seandainya tuhan ada, dia akan bertanya kepada setan sahabatnya. selama ini manusia selalu menganggap bahwa setan adalah musuh tuhan. aneh bin lucu bukan?

Jika setan musuh Tuhan berarti ada dua individu yang berbeda? demikian juga jika manusia katanya menyembah Tuhan, berarti ada dua individu yang terpisah, yaitu ada Tuhan dan manusia. apa masuk akal? Sementara jika ada seorangpun bisa hidup di luar Tuhan berarti ada dua individu terpisah. Kedudukan mereka sejajar.

Jika yang disembah dan penyembahnya terpisah tidak masuk akal juga. Menurut pemikiran saya, manusia bagaikan ikan dalam air. Tak terpisahkan. Ikan tiada dapat hidup tanpa kehadiran air. Jika ada satupun tempat bisa menampung kehadiran Tuhan berarti tempat itu lebih besar dari Tuhan. Sementara itu ‘katanya’ Tuhan meliputi seluruh alam jagat semesta yang selalu dan senantiasa berkembang. Sampai saat ini pun penciptaan galaksi terus terjadi. Big bang masih terus berlangsung penciptaannya.

Ada lagi yang buat statement bahwa setan adalah musuh Tuhan…. Bagaimana mungkin setan musuh tuhan. Lucunya lagi jika ada manusia yang mengaku dirinya tuhan, pasti ada orang lain yang marah. Padahal yang marahpun tidak dapat mandat dari Tuhan untuk membelanya. Dia sendiri juga belum tahu, apalagi kenal Tuhan?

Sebagian orang lain lagi mengaku pembela Tuhan. Lebih parah lagi! Pembelaan terhadap sesuatu berarti menunjukkan bahwa si pembela lebih kuat? Bukan main. Bukan kah ini yang malahan patut dipertanyakan? Atas dasar apa mereka membela Tuhan? Kenal saja tidak. Siapa yang memberikan mandat?

Jika manusia benar-benar yakin dan percaya bahwa Tuhan benar-benar ada, tiada seorangpun yang membicarakan tentang Tuhan. Analog dengan tiada seorang pun membicarakan tentang terbit atau tenggelamnya matahari esok hari. Hanya orang gila yang berbantahan atau berargumentasi mengenai terbit atau tidaknya matahari esok hari. Semua orang sudah percaya bahwa matahari esok terbit, jadi ga perlu dibicarakan lagi.

Ahh!!! ternyata mereka yang selalu berargumentasi tentang ada atau tidaknya Tuhan, dua-duanya belum percaya. Jika anda percaya bahwa Tuha ada, ya ga perlu menanggapi orang yag masih saja tidak meyakin ada Tuhan. Biarkan dia sendiri bingung.

Sesungguhnya mereka yang masih berargumentasi tentang keberadaan Tuhan masih pada tahap meyakinkan dirinya sendiri. Baik yang mengaku adanya Tuhan, maupun yang menyatakan tidak percaya adanya Tuhan. Jika ia tidak percaya, mengapa pula masih buat statement bahwa dia tidak percaya.

Percayalah bahwa keberadaan Tuhan tidak juga berkurang walaupun tidak dipercayai kehadirannya….

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone