June 21, 2011

Syukur itu Kaya…..

Banyak orang hanya pintar ngemeng syukur setelah menerima sesuatu. Memeperoleh apa yang diinginkan.. Banyak orang yang setelah memperoleh sesuatu kemudian ingin yang lain lagi. Tidak pernah terpuaskan semua keinginan. Ia masih miskin. Ia pengemis, walaupun katanya sudah menyembah Tuhan. Ia pengemis berkah. Ia pengemis surga…. Ia pengemis dan sangat berjiwa pengemis. Sesungguhnyalah mereka tidak memahami makna syukur……
Orang yang memahami makna syukur tidak akan pernah mengeluh. Mereka yang bersyukur berpikiran panjang dan selalu bisa melihat bahwa kondisi dirinya masih lebih baik dari yang lain. Dengan cara ini, bagaimanapun kondisinya, ia akan bangkit dan kembali berjuang. Mereka yang memahami makna syukur akan terus berbagi dan berbagi. Ia akan selalu berpikir bahwa lahir tidak membawa sesuatu dan matipun tidak membawa sesuatu.
Gerakan sholat mejadi sangat indah jika mengerti bagaimana menterjemahkan saat melakukan. Saat berdiri dan mengangkat tangan menyebut Allah hu akbar… Rasakan bahwa segala keberuntungan yang kita peroleh berasal dari Dia. Mulailah teliti satu demi satu. Yang paling dekat saja, saat berdiri dalam keadaan sehat sudah menjadikan berkah luar biasa. Bisa berucapkan Allah hu akbar juga berkah. Bayangkan bila bisu. Saat bersujud, sampaikan atau serahkan segala keburukan yang kita miliki. Dia lah Sang Maha Pendaur ulang. Segala kebaikan dan keindahan Dia lah sang pemilik tunggal. Segala sifat buruk ada dalam diri kita. Oleh karenanya, serahkan segala sifat dan perilaku keburukan dari kita. Jika semuanya mampu kita serahkan, yang tersisa adalah kebaikan yang sesungguhnya juga milik Dia….
Mereka yang mampu memaknai syukur tidak lagi berdoa untuk meminta-minta. Ia bukan pengemis lagi. Ia sudah menjadi kaya. Dengan bersyukur kita menjadikan pikiran atau otak lebih terbuka. Hukum ketertarikan atau law of attraction akan berjalan. Bagus akan menarik segala sesuatu yang baik. Indah akan menarik keindahan. Bersyukur akan membukakan pintu kebahagiaan lebih luas. Segala kebaikan dan keberuntungan akan menghampiri. Syukur menjadikan kita gampang memaafkan dan senyuman pun senantiasa mengembang di bibir. Wajah akan lebih bersinar karena hati akan selalu terhubung dengan Dia Yang Maha Indah dan Pemurah.
Syukur akan membuat badan menjadi sehat. Dengan badan menjadi sehat, kita akan bisa memiliki kesempatan berkarya sebagai upaya berbagi kepada sesama. Melakoni berbagi tidak akan menjadikan diri ini semakin miskin, justru sebaliknya. Kaya dan lebih kaya….
Sangat mudah bibir ini berkata bahwa saya bersyukur. Tetapi hanya lips sevice. Kenyataannya??? Masih saja merampas dengan meminta dan meminta….
Syukur tidak saja bisa berbagi dalam wujud materi. Uang. Dengan senyum dan berupaya membantu orang lain sudah merupakan kekayaan. Tidak membicarakan keburukan orang lain membuktikan bahwa diri ini kaya. Dengan kita tidak selalu minta saat berdoa, membuat diri kita lebih powerfull . Inilah kekuatan dan kekayaan manusia sesungguhnya. Dan kita semua bisa melakukan. Hanya kemalasan yang menghalangi. Inilah bentuk perwujudan setan pikiran yang selalu menghalangi sifat ilahiah berkembang dari dalam diri……
SYUKUR ITU KAYA……

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone