With Love from Indonesia to the World
Currently Browsing: Puisi

Roman Untuk Melati (Dalam Diam)

Melati, Sosok jelita nan penuh dengan keindahan menemani hari-hariku, entah ajimat atau matra apa yang membuat perempuan yang berprofesi sebagai model ini jatuh hati kepada diriku, ku pikir puisi dan hatikulah yang membuat jelita ini membuka hatinya untuk berbagi manis asmara dengan diriku. Ah, asmara. Lembut manis rasa surgawi, membuat mabuk kepayang. Dunia terasa lenyap, yang ada  hanya aku dan kekasih hati....

Mengenal Hamba

Senja ingin menghilang bersembunyi di balik laut. Digenangi kebisuan lara udara masam. Kemudian menjauh dari dekapan awan hitam memungkinkannya lebih cepat musnah. Sepuluh baris puisi itu menancap pada cermin merah, Seraya menghitung kejora musnahkan cahaya bulan ...

Di Bawah Sarung

Telah kau ceritakan banyak hal Tentang kehidupan yang begitu sulit kita bayangkan Tapi aku juga belum paham benar Tentang hidup setelah mati Aku dilahirkan dari perut kegelisahan Di bawah kain sarung Padanya bercak merah ...

Tetaplah Bersuara Kawan…………….

Setelah puluhan tahun Arjuna berdampingan dengan Sri Krishna Sampailah hari dimulainya Perang Bharatayuda di Kurukshetra Beberapa kalimat terakhir Sri Krishna mengubah kesadaran Arjuna Viyasa begitu pandainya mengukir kata Menjadi  delapan belas bab buku Bhagavad Gita Pedoman umat manusia Tetapi hanya Arjuna yang telah memahaminya………….....

Yang Ditinggal Sendiri

Oleh Akmal M.Roem Suatu masa yang gelap Engkau akan berada sendiri Menghela nafas Menunggu datangnya pagi Yang telah menjadi mimpi Mungkinkah engkau dibangkitkan sendiri? di tengah gumpalan gelisah yang semakin memburu kau pasti akan kembali memanggil nafas yang telah dibalut duka Suatu masa yang gelap...

« Previous Entries

Powered by Wordpress | Designed by Elegant Themes