With Love from Indonesia to the World
Currently Browsing: Insiden Monas

Ketika lembaga pengadilan tidak lagi dihargai oleh para preman

Pengalaman sidang 28 Agustus 2008 Sudah begitu rendahkah wibawa pemerintah sehingga suatu organisasi masyarakat atas nama pembela agama seharusnya memberikan kesan damai menginjak-injak kehormatan lembaga peradilan? Itulah yg diperbuat oleh para pendukung FPI yg berperilaku benar-benar brutal. Mengapa saya katakan demikian? Ini memang pengalaman nyata pada saat saya menghadiri sidang pengadilan tgl 28 Agustus 2008...

BAP Pertamaku

Kata pepatah, ‘pengalaman pertama, takkan terlupa’, memang benar adanya. Setelah insiden Monas, 1 Juni 2008 yang lalu, saya untuk pertama kalinya harus berurusan dengan kepolisian sebagai saksi. Pertama kalinya adalah 4 hari setelah insiden itu terjadi. Dengan kondisi fisik yang belum sembuh benar, dan juga tuntutan dari tempat kerja, jadilah pengalaman pertama saya membuat Berkas Acara Pidana (BAP) tidak...

Surat Cinta untuk Habib Rizieq dan Munarman dari Korban Tragedi Monas

Salam damai. Semoga damai selalu menyertai Bapak berdua. ...

Kulihat Ibu Menangis

Langit cerah. Matahari siang jam 12.30 menyala-nyala di atas kepala membakar kulit. Emas yang berada dipuncak Tugu Monas terlihat berkilau. Sementara ratusan orang baru saja bubar dengan senyum yang menepis gairahnya udara panas, tangan mereka nenggamit dan memeluk beragam hadiah di hari istimewa ini. Lalu memasuki bus-bus tua ‘tuk mengantarkan mereka pulang. Satu acara usai hari ini di Monas. ...

Berpikir Dengan Jernih

Malam tanggal 16 juni tidak seperti biasanya aku nongkrong di kamar teman. saat itu teman sedang menonton berita live talkshow di TV ONe, acaranya Cover Story dan ada 4 panelis, satu dari Sosiolog dari UI, satu dari bagian Litbang Kompas, satu dari pengasuh Pondok Pesantren Assidiqiyah, satunya aku lupa. ...

« Previous Entries

Powered by Wordpress | Designed by Elegant Themes