December 10, 2009

Mutiara Kehidupan: Ande Ande Lumut, Antara Hukum Rimba dan Ajaran Leluhur

Berada pada tingkat Bhoutik, kesadaran fisik, kita tidak bisa melepaskan diri kita sepenuhnya dari tarikan-tarikan hawa nafsu. Kita masih terobsesi oleh keduniawian. Berada pada tingkat Daivik, kesadaran psikis, energi, seseorang mulai melihat persamaan antara segala sesuatu yang kelihatannya berbeda. Bentuk fisik kita berbeda, tetapi proses

selengkapnya

December 8, 2009

Mutiara Kehidupan: Keong Emas, Kemuliaan Hidup vs Kenikmatan Instant

Pikiran Bersih atau Buddhi merupakan tahap akhir dari mind. The last state of mind. Dan intelek bukanlah last state of mind. Intelek masih ramai; masih banyak coretan di sana; masih penuh dengan referensi; masih kotor. Last state of mind adalah pikiran atau mind sekilap cermin yang tidak berdebu; cermin yang bebas dari keramaian thoughts; cermin polos; sehingga kita bisa bercermin diri tanpa gangguan. Dan, wajah asli pun tampak jelas. 

<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0cm 0cm

selengkapnya

December 3, 2009

Mutiara Kehidupan: Timun Emas Nurani mengalahkan Raksasa Keserakahan Pikiran

Kita semua pasti pernah merasakan fenomena ini. Bahkan sering sekali kita mengalaminya. Kadang kadang, kita bertemu dengan seseorang dan sepertinya kita diguyuri, disirami dengan air kehidupan. Bertemu dengan dia dan memandang wajahnya sudah cukup. Kita merasa begitu segar, padahal tidak terjadi dialog apa pun saling bersentuhan pun tidak. Sebaliknya pertemuan dengan orang lain

selengkapnya

October 1, 2009

Kisah Resi Wiswamitra Sebuah Perjuangan Keras Tanpa Henti

Proporsi mind dan intelegensia dalam diri setiap manusia bisa berubah-ubah. Bisa turun-naik. Bila proporsi mind naik, intelegensia akan turun. Bila intelegensia bertambah, mind berkurang. Bila proporsi mind mengalami kenaikan, manusia menjadi ego-sentris. Dia akan mengutamakan kebahagiaan diri, kesenangan diri, kenyamanan diri, kepentingan diri. Mind hidup dalam dualitas. Bagi

selengkapnya

September 27, 2009

Kisah Tentang Ahalya, Penebusan Kesalahan Seorang Wanita

Beda orang, beda isting hewani yang tersisa, dan beda pula stimulus yang dapat membangkitkan keliaran dalam dirinya. Kelemahan adalah kelemahan. Apakah itu kecanduan, ketergantungan pada obat-obatan, seks, makanan, rokok atau apa saja. Yang satu terpeleset karena kulit pisang. Yang satu lagi terpeleset karena kulit mangga, atau hanya karena lantainya licin. Mereka semua sama-sama

selengkapnya

September 27, 2009

Pengantar Tulisan Kisah-Kisah dalam Ramayana

Alam tak terkendali oleh adat. Alam lebih tinggi dari adat. Adat adalah bagian dari alam. Adat bersifat sementara. Alam langgeng, abadi. Alam tak tertaklukkan oleh adat. Dan, sesungguhnya sifat dasar manusia bersifat “alami”. Sifat dasar seorang bayi bukanlah produk suatu adat. Adat dan kebiasaan adalah pemberian masyarakat dimana dia lahir. Saat baru lahir, manusia tidak

selengkapnya

August 8, 2009

Parasurama Berada di Depan Mengubah Dunia

Dunia ini ibarat medan perang Kurusetra. Di medan ini kita akan menemukan Korawa yang berpihak pada adharma, dan Pandawa yang berpihak pada dharma. Di medan ini pula kita dapat berharap bertatap muka dengan sang Sais Agung, Sri Krishna. Bila ragu, bila bimbang, tanyalah kepada Krishna yang bersemayam dalam diri. Dialah Sang Mahaguru Sejati. Hidup adalah sebuah perjuangan. Berjuanglah terus-menerus demi penegakan dharma, demi hancurnya adharma. *1 be The Change

Evolusi Manusia dan evolusi Avatara

<p

selengkapnya

July 13, 2009

Pasopati , Senjata Andalan Arjuna sebagai Penakluk Hewan Dalam Diri

Manusia bukanlah “sesuatu” yang biasa. la adalah hasil dari evolusi panjang yang terjadi dalam alam yang tidak diketahui ujung serta pangkalnya; semesta yang tiada awal dan tiada pula akhirnya. Bukan sekadar kepekaan yang harus dimiliki manusia. la juga harus sadar akan jati dirinya sebagai manusia, sebagai makhluk yang bertanggung jawab untuk memperindah bumi ini

selengkapnya

February 19, 2009

Kresna Duta Utusan Pemberi Peringatan Sebelum Kebenaran Ditegakkan

Sang Duta Kebenaran

Para leluhur kita menghormati para Duta Kebenaran. Hanya para raksasa dan mereka yang berjiwa raksasa yang mengabaikan datangnya Duta Kebenaran. Hanuman adalah Duta ke negeri Alengka sebelum negeri  umat raksasa dihancurkan Sri Rama. Prabu Kresna  adalah Duta Kebenaran sebelum<span style="mso-spacerun

selengkapnya

January 16, 2009

Bibit Bobot dan Bebet dan Spiritualitas Leluhur Kita

Penggunaan istilah Bibit Bobot dan Bebet

            Pada waktu memilih menantu pria atau menantu wanita, ataupun pada saat orang tua menasehati putera atau puterinya untuk menyeleksi calon pasangannya dipergunakan kriteria Bibit Bobot dan Bebet dari calon pasangan. Nasehat atau pitutur yang berasal dari leluhur tersebut juga mengingatkan agar seseorang tidak semata-mata memandang fisik lahiriyah berupa kecantikan dan harta kekayaan dalam memilih pasangan.

<p class="MsoNormal" style="margin

selengkapnya