May 18, 2011

Menyadari Potensi Diri Untuk Melahirkan Manusia Indonesia Baru

Seabiscuit adalah kuda keturuan ras kuda pacu terbaik, yang lahir memang untuk menjadi kuda pacu yang terbaik. Namun karena diseret oleh hawa nafsu pemiliknya sudah memisahkan Seabiscuit kecil dari induknya ketika masih menyusu, kemudian di latih oleh pelatih dengan cara standar melatih kuda pacu, tatacara pelatihan yang sudah dibakukan entah sejak kapan, yang tidak di ketahui  oleh pelatih tersebut adalah bahwa Seabiscuit bukan hanya sekedar kuda pacu biasa dan cara melatihnya pun tidak

selengkapnya

April 9, 2011

Sebuah Renungan Mengapresiasi Aksi Mogok Makan ke 32 Hari Anand Krishna

Ketika semua pintu sudah tertutup, ketika semua pintu sudah di jaga oleh tangan-tangan yang menadah menunggu di berikan uang. Maka satu-satunya jalan adalah mengetuk nurani, mengetuk nurani kemanusiaan manusia-manusia Indonesia yang diberi  amanah untuk menegakan hukum. Aksi mogok makan Anand Krishna masuk hari ke 32, sebuah upaya untuk mengetuk nurani kemanusiaan yang penuh dengan resiko, karena setiap saat  nyawa Anand Krishna dapat terancam.

Keadilan begitu mahalnya hargamu sehingga teramat

selengkapnya

March 30, 2011

Kemana Perginya Rasa Kemanusiawian Itu ?

“Hari ini saya akan dibawa ke Rutan Cipinang. Kondisi saya masih lemas karena 22 hari saya melakukan aksi mogok makan,” begitu ujar Anand Krishna, kemudian bapak 2 anak ini menambahkan akan tetap melakukan aksi mogok makannya meski di dalam rutan.

Anand Krishna yang mengidap penyakit jantung , hipertensi , diabetes dan 22 hari tidak makan, ajaibnya setelah di rawat selama 7 hari di nyatakan sehat oleh pihak rumah sakit sehingga dapat di pindahkan ke rutan cipinang dengan menggunakan

selengkapnya

February 24, 2011

Upaya Membungkam Suara-Suara Kemanusiaan Tiadak Akan Pernah Berhasil

Sejenak pikiran saya membuka lembaran ingatan lalu ketika saya terbaring di rumah sakit, ada pada satu titik dimana ketakutan saya terhadap kematian tiba di puncak,waktu itu saya sedang mendapatkan transfusi  darah, masih di dalam ketakutan itu saya mengingat perjalanan hidup saya, satu hal yang melegakan adalah pada sebuah persimpangan saya dapat duduk dan mendengarkan wejangan para bijak, dari mereka inilah saya mulai menyadari bahwasanya manusia datang ke dunia ini untuk kembali menemukan

selengkapnya

February 18, 2011

Kita Hanyalah setetes Air di Dalam Samudera Tuhan Yang Maha Esa (Bercerimin Yuk)

“Manusia adalah ibarat setetes air kecil, berbagai agama adalah ibarat sungai-sungai dan Tuhan Yang Maha Esa adalah samudera yang abadi dan kekal” Sai Baba.

Banyak yang mengatakan kepada saya jikalau ingin menyelami sebuah kebijaksanaan maka selami lah dari yang satu agama dan satu iman, saya kemudian balik bertanya “Kenapa kita tidak menyelami sebuah kebijaksanaan dari mereka yang dapat mendekatkan diri kita kepada nilai-nilai kemanusiaan?, bukan kah itu yang terpenting, karena agama

selengkapnya