July 25, 2011

Tiga Dewa, Tri Murti Ternyata Disembah Selain Hindu… Ahhhh………..

I am a GOD….

Benar sekali….

Siapa yang buat masalah bagi dirinya? Dia sendiri….. Dialah si pencipta (Generator)

Siapa yang memelihara permasalahan? Dia juga……… Dialah si pemelihara (pe manaje/Manager) masalah

Siapa yang menghancurkan atau menyelesaikan masalah? Tiada orang lain yang bisa menyelesaikan masalah kecuali Dia sendiri. Orang lain hanya bisa memberikan saran atau bantuan secara fisik. Seterusnya diri sendiri yang menghacurkan (Destroyer) Permasalahan.

Jangan menyalahkan orang lain atas sakit hati yang kita derita. Jika kita tidak mengijinkan orang lain melukai perasaan, tidak bakal ada yang melihat kita terlukakan hati. Semua terjadi karena kita selalu takut akan sesuatu yang belum pasti. Takut masuk neraka misalnya.. Siapa yang menciptakan neraka? Kita sendiri. Dengan hidup bermaksiat ria dan mengabdi hawa nafsu, lupa akan sesuatu yang lebih mulia, JIWA, ia mengorbakan menempuh suatu perjalanan jiwa. Ia memilih mencari kenikmatan badan. Padahal ia tahu pasti bahwa satu-satunya kepastian adalah MATI. Tiada seorang pun yang menglah bila saat itu tiba. Ia telah mengabaikan jati dirinya sebagai seorang GENERATOR. Pencipta….

Saya ingat cerita yang indah dari seseorang yang saya muliakan…

Pada sebuah kerajaan yang diperintah oleh seorang raja. Raja tersebut memiliki seorang putra mahkota. Pada suatu ketika, kerajaannya diserbu oleh segerombolan perampok. Dan para penyamun menculik sang putra mahkota. Sang putra mahkota dipelihara dan dibesarkan oleh perampok…

Beberapa tahun kemudian, sang putra mahkota pun menjadi besar dan sudah sering melakukan perampokan. Tanpa disadarinya, ia melakukan perampokan di negara ayah kandungnya. Ia selama ini tidak diberi tahu bahwa bukan anak kandung kepala perampok. Ia menjarah dan merusak kerajaannya sendiri. Sampai suatu ketika ia bertemu dengan seseorang yang memberitahukannya bahwa sesungguhnya yang dirampok dan dijarah harta bendanya adalah kerajaannya sendiri…

Demikian juga keadaan diri kita. Kita lah pemilik dunia ini. Kita menjarah dan merusak kerajaan kita karena nafsu keserakahan sendiri. Nafsu yang diciptakan pada setiap manusia untuk memperbaiki dunia. Tanpa nafsu, tiada suatu perbaikan di dunia. Karena nafsulah terjadi kehidupan dan perkembangan. Adanya nafsu birahi menjadikan manusia berkembang. Adanya nafsu keinginan untuk menguasai, tiada pembangunan.. Namun nafsu juga yang menjebloskan manusia ke dasar neraka.

Kita ingin menciptakan surga. Ya, marilah kita jadikan dunia ini tempat hidup yang nyaman dan damai. Kita selalu membayangkan bahwa surga itu nanti di alam setelah kehidupan. Siapa yang bilang!!! Selama ini kita hanya diberitahu bahwa di sana ada surga. Tapi tiada seorang pun dari kerabat atau kenalan kita yang kembali dan memberi tahu bagaimana kehidupan surga di sana. Kita hanya percaya, katanya-katanya. Dan sekali lagi katanya. Yang ada di hadapan kita justru diabaikan. Mengapa kita tidak menjadikan bumi ini sebagai surga sebagaimana yang digambarkan oleh mereka yang katanya dan sekali lagi katanya..

Kita hidup dari air. Namun kita yang merusak dan menghabiskan tempat penyimpanan air dengan menebang pohon-pohon sehingga air tidak tersimpan dan langsung mengalir. Ditebangnya pohon berarti mengurangi ketersediaan air di bumi. Dan jika suatu ketika kekeringan kita mengeluh: “Ini cobaan Tuhan…” Enak saja mencari kambing hitam Tuhan!!! Padahal kita yang merusak kerajaan kita.

Yang memelihara terus nafsu kita, juga kita. Kita mengumbar ketidak pedulian dengan membuang sampah sembarangan Dengan terus menebang pohon dan menghambat aliran air sehingga banjir terus terjadi. Inilah kita sebagai pemelihara (Manager) masalah. Jika kita mau menghancurkan atau menyelesaikan masalah adalah dengan cara tidak lagi buang sampah sembarangan. Tiada lain kecuali kita yang mengatasi atau menghancurkan masalah. (Destroyer)

Jangan lagi berpikir bahwa ada dewa agama Hindu yang tiga (3) hanya disembah oleh orang Hindu saja. Ternyata orang selain Hindu pun menyembah trimurti dengan selalu mencipta, memelihara, dan daur ulang atau penghancur masalah.

Brahma adalah pencipta…

Wisnu adalah Pemelihara…….

Shiva adalah penghancur atau pendaur ulang…………

Bukan kah ke tiga sifat ini ada dalam diri kita semua????

Inilah penyembahan terhadap tiga sifat. Penyembahan kita terhadap tiga sifat ini yang saya sebutkan sebagai sistem atau cara penyembahan. Penyembahan terhadap nafsu. Siapa yang menguasai tiga sifat ini. Ya kita sendiri…………

So, kita juga pengabdi tiga dewa. Brahma, pencipta. Wisnu, pemelihara. Dan Penghancur, Shiva………

Salam menguasai tiga dewa yang ada dalam diri kita…………….

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone