Dalam perjalanan Kereta Api Kamandanu dari Semarang menuju Jakarta, terjadi percakapan antara seorang anak remaja dengan ayahnya. Penyejuk udara kereta yang dingin membuat para penumpang tertidur dalam selimut yang tebal dan tidak peduli dengan film bagus di televisi yang terletak di depan gerbong. Percakapan mereka juga tertutup oleh suara roda kereta yang beradu dengan sambungan rel dan gerakan-gerakan kereta yang kadang-kadang meliuk-liuk dan memunculkan ritme bunyi tersendiri.
<p class="MsoNormal
selengkapnya